Prospek Kerja Kuliah di Jurusan Kesehatan


Jurusan Kesehatan Masyarakat? Mungkin sebagian dari kita belum mengetahui bahwa Jurusan Kesehatan Masyarakat salah satu jurusan kuliah yang menghasilkan tenaga kesehatan, selain Jurusan Kedokteran, Keperawatan dan Kebidanan. Jurusan Kesehatan Masyarakat adalah program studi yang mengajarkan dan melatih mahasiswa tentang kondisi kesehatan masyarakat berdasarakan lingkungannya, mengenali berbagai penyakit yang menjangkit di lingkungan masyarakat, dan mengenali perilaku sehat masyarakat itu sendiri. Lulusan dari jurusan ini biasanya mendapat gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M).
Perkuliahan Jurusan Kesehatan Masyarakat
Bagi anda yang baru memulai perkuliahan, yang akan anda pelajari adalah tentang Kesehatan Kerja, Kebijakan Kesehatan, Ilmu Kependudukan, Sosiologi Kesehatan, Biokimia, Patologi, Ilmu Gizi, Epidemiologi Penyakit dan lain-lain. Mata kuliah yang kami infokan ini adalah mata kuliah umum, untuk mata kuliah kesehatan masyarakat diantaranya Investigasi Wabah, Pengendalian Vektor, Pengolahan Limbah, Perencanaan dan Evaluasi Program Kesehatan, Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat dan lainnya.
Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat
Prospek kerja selalu menjadi salah satu pertimbangan utama bagi setiap orang untuk memilih Jurusan. Tidak sedikit orang yang meremehkan seseorang yang memilih jurusan Kuliah Kesehatan Masyarakat. Banyak pertanyaan yang muncul ketika kita mengambil jurusan Kesehatan Masyarakat. Bagi mereka segelintir orang yang tidak tahu pasti tentang seluk beluk Kesehatan Masyarakat pasti bakalan membandingkannya dengan Jurusan Kedokteran, Keperawatan atau Kebidanan.
Prospek kerja jurusan kesehatan masyarakat ini memiliki peluang kerja yang sangat luas, baik itu bekerja di sektor pemerintahan maupun swasta. Kesehatan masyarakat juga merupakan jurusuan kuliah yang sangat populer di universitas maupun perguruan tinggi negeri dan swasta.
Tenaga Kesehatan Masyarakat merupakan tenaga kesehatan yang resmi dan telah diatur dalam peraturan-peraturan pemerintah. Berdasarkan Undang-undang kesehatan Nomor 36 tahun 2014, pasal 11 ayat tujuh, tenaga kesehatan masyarakat terdiri atas epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga.
Berikut Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat
  • Promosi Kesehatan Masyarakat
Sarjana jurusan Kesehatan Masyarakat juga memiliki bidang ahli Promosi Kesehatan. Mereka selama pendidikan akan dilatih kemampuan untuk menganalisa permasalah kesehatan terkait perilaku, penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan, pelaksanaan advokasi dan KIE, pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dan kemitraan serta pengembangan intervensi promosi kesehatan untuk atasi masalah kesehatan masyarakat. Biasanya SKM  lulusan bidang ahli promosi kesehatan dapat bekerja sebagai aparatur sipil negara dengan Jabatan Fungsional Ahli Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku yang melaksanakan fungsi promosi kesehatan di puskesmas, atau dinas kesehatan bahkan juga di rumah sakit. Selain itu SKM dengan bidang ahli Promosi Kesehatan dapat  menduduki pekerjaan sebagai ahli Advokasi, Komunikasi dan Mobilisasi Sosial (AKMS) untuk lembaga-lembaga CSO atau konsultan kesehatan masyarakat, seperti Global Fund TB dan HIV, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) dan LSM Tobacco Control (pengendalian tembakau).
  • Kesehatan Lingkungan
Sarjana jurusan Kesehatan Masyarakat juga memiliki bidang ahli Kesehatan Lingkungan. Mereka dididik agar paham untuk melakukan pengukuran parameter kesehatan lingkungan (seperti Fisika, kimia, biologi dan radioaktif). Mereka juga diberi kemampuan untuk melakukan analisis permasalahan kesehatan lingkungan (seperti, air bersih, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, pengendalian vector, sanitasi makanan, pencemaran lingkungan dan toksikologi lingkungan). Mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat bidang ahli kesehatan lingkungan juga diberi kemampuan untuk melakukan prediksi dampak kesehatan lingkungan dan mernacang alternatif-alternatif penyelesaian permasalahan kesehatan lingkungan, seperti air bersih,pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, pengendalian vector, sanitasi makanan, pencemaran lingkungan dan toksikologi lingkungan. Biasanya SKM bidnag ahli kesehatan lingkungan bekerja di Dinas Kesehatan, Barida (badan pemeriksa daerah), Pengendalian Penyakit Berbasis Binatang (P2B2), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Konsultan Air Bersih dan Sanitasi, Konsultan Persampahan, Konsultan Pengendali Vektor, LSM Lingkungan, Manajer lingkungan RS, Konsultan limbah; Konsultan AMAL Kesmas, Quality control supervisor pada perusahaan makanan dan minuman dan Manager HACCP.
  • Keperawatan
Prospek lulusan Keperawatan juga terbuka lebar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Di luar negeri, negara-negara di Timur Tengah dan Malaysia adalah negara yang masih kekurangan tenaga kerja di bidang keperawatan.  
Peluang kerja berdasarkan peran dan fungsi perawat yang mencakup perawat sebagai pendidik (educator, advocator), perawat sebagai pelaksana (care giver), perawat sebagai pengelola, dan perawat sebagai peneliti masih terbuka luas bagi lulusan Sarjana Keperawatan seperti perawat sebagai pendidik dapat bekerja sebagai dosen Akademi Keperawatan (AKPER), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) di Negeri atau di Swasta. Perawat sebagai pelaksana dapat bekerja di lingkungan pemerintahan seperti departemen kesehatan untuk penempatan di dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan perusahaan komersial sebagai tenaga keperawatan. Perawat sebagai pengelola dapat bekerja sebagai Supervisor, Kepala Ruangan. Perawat juga dapat bekerja di Asuransi Kesehatan, perawat di luar negeri. Peluang kerja lulusan Sarjana Keperawatan yang masih terbuka luas tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa keperawatan untuk lebih giat belajar guna meningkatkan kompetensi yang dimiliki untuk menghadapi dan bersaing di dunia profesi maupun dunia kerja terutama di era globalisasi saat ini. (rg)
 
  • Prospek Kerja Jurusan Kebidanan

    Kalau kamu pengen nyenengin hati orang tua, masuk jurusan kebidanan jadi salah satu caranya. Pastinya tau dong, jurusan kebidanan adalah salah satu jurusan kesukaan para orang tua untuk nguliahin anak-anaknya. Kenapa? Ya pasti karena prospek kerjanya. Prospek kerja jurusan kebidanan luas banget.

    1. Instansi Kesehatan Pemerintah / PNS
      Ya, setelah lulus, banyak dari lulusan Kebidanan yang bekerja di Instansi Kesehatan Pemerintah, dan menjadi PNS. Contohnya jadi PNS di Kementrian Kesehatan dan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, dan lain sebagainya.

    2. Klinik / Balai Pengobatan
     
    Sekarang udah banyak banget klinik dan Balai Pengobatan Swasta yang modern. Pastinya kebutuhan sumber dayanya juga banyak. Di sektor ini bidan banyak dicari.

    3. Rumah Sakit
     
    Lulusan Kebidanan juga bisa melamar ke Rumah Sakit, baik itu RSUD maupun Rumah Sakit Swasta. Biasanya akan ditempatkan dibagian persalinan, bersama dokter persalinan.

    4. Membuka Klinik Sendiri
      Bosen kerja sama orang lain? Pengen jadi bos? Kamu bisa mendirikan klinik sendiri. Tapi tetep, kamu harus dapat sertifikasi profesi bidan ngajuin ijin praktek sendiri.



Bagaimana cara mendaftar kuliah di Program Studi Kesehatan...???

Cukup datang di Kampus Stikes Bina Bangsa Majene.

1. Mengambil Formulir Pendaftar (pengambilan formulir gratis) 

2. Membawa foto copy Ijazah dan transkrip Nilai atau SKHU

3. Pas Fhoto ukuran 3x4 4 lembar

.

Komentar